Wujudkan Mimpimu, Raih Bahagia

Bagaimana kalau kamu terjebak di pekerjaan yang tidak kamu sukai? Menjalani hari demi hari di pekerjaanmu adalah siksaan. Tapi mau meninggalkan pekerjaan itu, belum ada lowongan kerja yang sesuai minatmu atau hobimu yang memberikan penghasilan yang cukup. Masihkah mungkin menemukan kata-kata bahagia di hidupmu?

 

Bahagia Itu Sederhana Begitu Caption Bijak

Happiness is typically defined by how people experience and evaluate their lives as a whole. Since most of us spend a large proportion of our lives at work, it is inevitable that our experiences and feelings there have a strong influence on our levels of happiness.  ~ Future Leader Institute

Menurut penelitian dari Future Leader Institute penting memperhatikan bagaimana perasaan kita terhadap pekerjaan kita. Tidak banyak orang yang punya kemewahan bisa mencapai semua yang diinginkannya. Terutama kalau menyangkut pekerjaan atau profesi.

Bahagia itu kalau bisa mencapai tujuan hidupnya dengan apa yang harus dikerjakannya sekarang.

Ada orang yang punya hobi atau kesenangan yang bisa memberinya jalan untuk dapat nafkah. Tapi ada juga yang tidak bisa begitu.

Ada yang punya hobi dan dia sangat berbakat dibidang itu, tapi tidak ada lowongan kerja di bidang itu. Atau sebaliknya, ada lowongan kerja yang bisa menghasilkan uang di bidang itu, tapi dia sama sekali tidak berminat mengerjakannya.

Kondisi ini adalah salah satu sumber ketidakbahagiaan seseorang. Karena itu, penting buat kita untuk faham bagaimana cara mengatasi kondisi ini. Dan melakukan upaya agar kita dapat mencapai bahagia.

 

Bagaimana kalau kamu sekarang harus bekerja untuk sesuatu yang tidak kamu sukai?

Tidak bisa bekerja sesuai dengan minatmu bukanlah akhir segalanya. Apalagi di jaman yang canggih sekarang. Banyak teknologi, kesempatan, dan cara untuk kita bisa mengerjakan banyak hal sekaligus.

Kondisi ini jauh berbeda dengan apa yang dialami bapak/ibu atau kakek/nenek kita. Mereka dulu kalau sudah bekerja di satu bidang bisa dipastikan mereka akan pensiun di bidang itu.

Misalnya mereka bekerja jadi guru di saat lulus kuliah. Bisa dipastikan mereka juga akan pensiun sebagai guru.

Kamu bisa cek bapak-ibu, atau om-tante kamu. Sangat jarang generasi mereka berubah profesi sepanjang hidupnya.

Berbeda dengan generasi kita sekarang. Kita sangat bisa mengganti profesi kita di sepanjang karir kita. Saya sendiri pernah jadi PNS di Departemen Keuangan. 

Karir pertama saya itu saya mulai sejak lulus dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Tapi saya hanya 2 tahun betah bekerja sebagai PNS.

Selanjutnya saya berganti karir sebagai konsultan, relawan kemanusiaan, pegawai BUMN, dosen hingga sekarang menjadi developer perumahan.

Tidak ada hal tabu untuk berganti profesi di tahapan-tahapan karirmu.

 

Jadi Superhero Di Malam Hari

Gary Vaynerchuck, memberikan nasihat buat kita yang punya impian tapi belum bisa meninggalkan pekerjaan utama kita. Jadilah seperti superhero. 

 

Ingat kan Clark Kent atau Peter Parker. Mereka adalah manusia biasa dan dianggap lemah. Tapi saat menjadi superhero mereka berubah total dengan kekuatan supernya.

Biasanya superhero jadi orang biasa di siang hari. Mereka bekerja sebagai orang biasa, malah kadang sebagai orang yang di remehkan.

Lalu, sepulang kerja, mereka berubah kostum dan mulai berubah menjadi superhero. Mereka melakukan hal-hal hebat di malam hari. Pekerjaan hebat yang tidak mungkin mereka lakukan saat siang hari di kehidupannya sebagai manusia biasa.

Di siang hari kamu mungki jadi admin di kantor, tapi kamu bisa jadi penulis hebat sepulang kerja. Atau kamu mungkin operator mesin di siang hari tapi kami adalah musisi hebat di malam hari.

Tentu semua itu butuh pengorbanan waktu dan tenaga.

Lakukanlah semua itu sampai kamu mendapatkan cita-citamu. Bisa mewujudkan mimpimu di dunia nyata. Kalai itu sudah terjadi, kamu dengan mudah bisa meninggalkan pekerjaan yang tidak kamu sukai.

 

Kamu Harus Terus Berkembang

Supaya bisa jadi orang hebat di bidang yang kamu suka, kamu harus terus berkembang. Tidak ada hal hebat yang bisa kamu capai tanpa pengembangan dirimu.

Bahkan sebaliknya, tanpa tumbuh dan berkembang kamu akan menghadapi kesulitan dan kesulitan. Baik di dunia kerjamu sekarang atau di dunia impianmu.

Belajar melakukan pekerjaan dengan cara misalnya, atau mempelajari publick speaking, presentation, atau internet marketing, dan bagaimana cara bangun bisnis online. Semua skills baru itu akan membantumu mencapai impianmu.

Semua orang ingin tumbuh dan berkembang mencapai mimpinya. Mereka yang tidak tumbuh dan berkembang akan tersisih.

 

Cerita Kodok Rebus

Ini adalah kisah tentang manajemen perubahan yang paling klasik. Kondok adalah hewan yang berdarah dingin yang suhu tubuhnya akan menyesuaikan dengan suhu sekitarnya. 

 

Kalau suhu lingkungannya naik, maka suhu tubuh kodok ikut naik. Kalau suhu lingkungan turun, suhu tubuh kodok juga akan turun. 

Akibatnya kodok akan merasa nyaman di setiap kondisi naik turunnya suhu lingkungan.

Kalau kita dekatkan kodok dengan air panah, dia akan segera melompat karena merasakan perubahan suhu yang mendadak. Tapi kalau kita letakkan kodok di dalam air yang kita panaskan pelan-pelan maka kodok tidak akan melompat. Tapi diam di dalam air.

Sampai akhirnya suhu air itu sudah sangat panas, baru di kodok akan sadar ada perubahan suhu yang tinggi. Tapi sudah terlambat untuk kodok melompat, karena setengah tubuhnya sudah matang.

Cerita tentang kodok rebus ini menginspirasi kita untuk terus waspada terhadap perubahan lingkungan.

 

Hati-Hati Dengan Pencuri Mimpi

Prinsipnya kita bisa menjadi apapun yang kita inginkan.

Kita bisa mencapai apapun yang kita mimpikan.

Dalam semua aspek. Apakah itu profesi atau jabatan impian, jumlah kekayaan, istri atau suami idaman, anak-anak, rumah, popularitas, dan semua atribut yang dilekatkan pada sukses.

Kita bisa mencapai apapun cita-cita sukses kita, asal tahu arah yang dituju, bagaimana cara menujunya, dan menemukan orang yang tepat yang akan membantu kita.

Sebelum kita bahas ke mana, bagaimana, dan dengan siapa? Kita kilas balik dulu apa yang biasanya terjadi pada kita sebagai anak manusia yang tumbuh hingga dewasa hingga sekarang ini.

Di masa anak-anak, imajinasi kita tidak mengenal batas. Kita bisa mengimajinasikan kuda bersayap, sepeda mini yang dipasang roket untuk terbang ke bulan, atau kita menjadi pahlawan yang punya pedang sakti, menjadi putri raja, dan imajinasi lainnya yang luar biasa.

Betulkan? Kamu juga pernah berimajinasi begitu bukan?

Termasuk imajinasi kita ingin menjadi apa kelak. Dokter, tentara, pelukis, penyanyi dan berbagai impian masa kecil lainnya.

Di tengah perjalanan hidup, kita bertemu banyak orang. Di sekolah, di lingkungan rumah, di jalan, dan di mana saja.

Kemudian mereka mengatakan kepada kita bahwa mimpi kita itu tidak mungkin tercapai. Mimpi kita itu tidak benar, mimpi kita itu salah.

Kemudian mereka mengajarkan kepada kita cara bermimpi yang realistis, menjadi “yah begini aja deh…” Mereka memaksa kita mengikuti mimpi itu dan semua mediocrity yang sekarang kita jalani. 

Akibatnya kita menjadi manusia yang senang dengan kondisi yang biasa-biasa aja. 

Mengapa saya berani mengatakan hal ini, kalau kamu sudah merasa mencapai cita-cita, atau mimpi-mimpi kamu, maka tidak mungkin kamu sekarang sedang membaca artikel ini bukan?

Tentu kita berterimakasih pada orang tua kita, om-tante, guru-guru kita, yang telah membesarkan kita. Namun kita juga harus tahu bahwa ada beberapa yang mereka lakukan tidak benar. 

Mereka membuat mimpi kita menjadi kecil. Karena mereka sayang kita, mereka tidak ingin kita kecewa. Mereka ingin melindungi kita dari kekecewaan karena kita tidak bisa mewujudkan cita-cita kita.

Tapi saya ingin tanya kepada kamu mana yang lebih menakutkan:

Mencoba meraih cita-cita lalu gagal, atau kita tahu akan segera meninggalkan dunia dan kita belum mencoba apapun?

Nah…kita semua sudah tahu jawaban logisnya: adalah lebih baik mencoba dan gagal, daripada tidak mencoba atau tidak melakukan apapun sama sekali sampai kita meninggal dunia.

 

Mengerjar Mimpi dan Mewujudkan Cita-Cita

Lalu bagaimana mewujudkan cita-cita dan impian tadi?

Teman-teman sekalian, tidak ada mimpi yang langsung otomatis menjadi kenyataan. Walaupun kenyataannya secara naluriah kita ingin membiarkan hidup terjadi apa adanya pada kita. Secara default kita ingin pasrah. Yang terjadi biarlah terjadi.

Tidak teman-teman sekalian, di saat kita pasrah, diam, pasif, disitulah mimpi kita akan terlepas dari genggaman kita. 

Mimipi masa depanmu tidak mungkin datang dengan sendirinya kepada kita. Kita harus memilih mengejarnya dengan aktif, setiap hari, setiap langkah, dan setiap detik nafas kita.

Kalau hari ini kita belum mengejarnya, maka cita-cita, mimpi itu menjauh selama sehari dari kita. Bila kita menunda mengejarnya bulan ini, maka mimpimu itu berlari 1 bulan dari tanganmu. Bila kamu memutuskan menunda mengejarnya entah sampai kapan…maka mimpimu makin menjauh meninggalkannmu dan semakin jauh.

Jadi, sekarang, apakah teman-teman sekalian…kamu sudah melihat mimpimu? Masa depanmu?

 

Lihat apa action mu hari ini…

Action yang kamu lakukan hari ini membangun masa depanmu. Lihat kembali kegiatanmu selama 6 bulan terakhir. Kalau kamu mengulang bulan terakhir itu…apakah kamu akan puas dengan hasilnya? Jika kamu tidak puas, maka ada yang salah dan harus diubah.

Apa yang harus diubah? Bagaimana mungkin kamu teguh dalam perubahan itu, dan menjadi orang yang bangkit kalau kamu tidak berkomitmen hari ini? 

Apa action kamu hari ini untuk menjadikanmu pribadi yang kamu inginkan?

Masa depan hanya menjadi hasil action mu hari ini. Cara menjamin masa depanmu makin dekat adalah mengambil 1 langkah lebih dekat hari ini, dan setiap hari, sampai mimpimu tercapai.

 

Hindari Crab Mentality

Hindari penyakit kepiting ini…

Begini..

Sebagian besar orang memilih biasa-biasa aja dibanding menjadi hebat. Mungkin saja kita mengatakan ingin menjadi hebat, tapi apa yang kita lakukan mengatakan hal yang lain atau sebaliknya. Yang mau menjadi hebat tapi tidak mau melakukan pengorbanan yang dibutuhkan untuk menjadi hebat.

Alasan orang tidak mengejar kehebatannya adalah dia cukup baik-baik saja dan bahagia dengan keadaannya sekarang.

Lalu mencela, mencibir, dan merendahkan orang-orang yang mengejar impian dan kehebatan mereka. Mereka hidup dengan penyakit kepiting ini.

Orang-orang dengan mentality ini juga berperilaku sama. Ketika seseorang mengamini mediocrity dalam jiwanya, maka tidak ada yang lebih mengancam kenyamanan mereka dari pada melihat orang lain menjadi sukses. 

Seperti seekor kepiting yang melihat temannya akan kabur dari ember. Tidak ada yang mengancam kenyamanan hidup mereka kecuali melihat orang lain yang memulai dari bawah, berkomitmen, dan mulai terlihat sukses.

Hati-hatilah dengan orang yang seperti ini. Karena mereka sedang menjalankan misi menarikmu kembali kebawah, bersama-sama mereka.

It’s your choice, mau tetap di bawah atau keluar dari tarikan mereka.

 

Fokuslah Mencapai Mimpimu

Fokus-fokus-fokus

Kalau kamu sudah putuskan untuk mencapai kehebatanmu…maka fokuslah. Pada apa yang kamu akan kejar.

Kita bisa bagus mengerjakan sesuatu di banyak bidang, tapi hanya akan jadi hebat di satu bidang yang kita fokuskan.

Seperti atlet lari yang hebat, mungkin juga bisa pandai memasak dan bermain piano. Tapi ia hanya hebat di olahraga lari.

 

Set a Big Goal

Ambil 1 langkah kebelakang sekarang, 

Bayangkan jumlah uang yang kamu miliki dan kamu jentikkan jari dan mendapatkan apapun yang kamu inginkan. Buang semua batasan dan majulah ke masa depan, 10 tahun atau 15 tahun yang akan datang. 

Gambarkan hidup yang kamu inginkan, jangan sisakan kendala, halangan, hanya fokus pada apa yang kamu inginkan.

  • What is your perfect life
  • What is the life you want to have
  • What is your health like
  • Where are you living
  • What car do you own
  • What does your ideal day look like
  • How much money are you making
  • What are your goals?

 

Ijinkan dirimu untuk bermimpi. Bayangkan semua mimpimu yang ingin kamu capai itu.

Luangkan waktu untuk membuat selembar surat untuk dirimu. Tulislah pesan dari dirimu 10 tahun masa depan kepada dirimu yang sekarang. Apa yang ingin kamu sampaikan?

 

Selalu Berpikiran Positif

Ya, positve mindset. Bergaullah dengan orang yang memiliki abudance mindset. Orang dengan scarcity mindset akan mengatakan ah…mana mungkin, aku aja gak bisa apa lagi kamu, ah dah banyak yang coba tapi gagal, kamu bisa apa, gak usah neko-neko…

Orang dengan mindset berkelimpahan akan mengatakan, ayo di coba gak ada ruginya kan…, ayo kita kerjakan kamu perlu bantuan apa, sudah banyak yang berhasil kok, mulanya susah memang tapi makin lama jadi terbiasa.

Teman periksalah temanmu, lingkunganmu, siapa yang akan memberikan negatif mindset dan siapa yang akan memberimu positfi mindset. Habiskan waktu dengan orang-orang yang punya mindset positif.

Ini termasuk untuk akun FB, IG, twitter, blog, podcast atau apapun yang bisa kamu baca, kamu dengar, atau ikuti.

 

Ciptakan Keberlimpahan Dengan Memberi

Memberi pikiran terbaik, menjual yang terbaik, menolong dengan baik, semua itu menciptakan nilai. Makin banyak orang yang menciptakan nilai makin berlimpah manfaat dunia ini.

Luar biasa bukan…kita menciptakan nilai dari action kita. Makin banyak action makin banyak nilai yang tercipta. Makin banyak nilai tercipta makin banyak yang bisa kita berikan ke dunia ini. Artinya makin kita makmur dan makin kita kaya.

Semakin banyak orang yang yang pesimis, negatif, melakukan kecurangan, jalan pintas, mengurangi takaran, maka makin sesak dunia ini terasa.

Karena itu orang yang sukses tidak takut orang lain menjadi kaya karena bantuannya. Orang yang sukses tidak takut orang lain menjadi sukses karena produknya. Bahkan mereka akan membantu orang lain untuk sukses lebih dulu, atau lebih besar dari mereka.

Nah…kalau sudah jelas apa yang dituju, trus sudah jelas juga bagaimana menjaga mimpi, maka sekarang kita bahas bagaimana agar kita lebih cepat sampai.

Jawabnya…ngajak orang. 

Iya…ajak orang-orang yang bermindset positif ikut membantumu. Upline, downline, teman-teman, saudara, dan siapa saja.

 

Kita Hanya Mendapat Apa Yang Kita Minta.

Saya pernah menuliskan pengalaman saya tentang kita hanya mendapat apa yang kita minta. Baik itu kepada orang lain, tetangga, teman, saudara, atau orang tua. Apalagi kepada Tuhan kita.

Karena itu sekarang mintalah kepada saudara, teman, mentor, guru, atau siapapun. Mintalah bantuan mereka untuk mencapai suksesmu. Terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, mintalah bantuannya untuk mencapai sukses dan bahagiamu.


Seperti disampaikan pada sesi Seminar Mengubah Mindset pada Jaringan Kerja-Dirumah.Com

2 thoughts on “Wujudkan Mimpimu, Raih Bahagia

  1. Sudah pernah ikut materi trainingnya, tapi membacanya tulisan di atas, yg bagian ini ni
    “Tidak ada hal hebat yang bisa kamu capai tanpa pengembangan dirimu”
    berasa ketampar

    Harus sering ngecharge ilmu dan terus belajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *