Strategi Digital Marketing, 8 Komponen Yang Melonjakkan Pejualan.

digital marketing strategi

Trial and Error dalam Strategi Digital Marketing Menghabiskan Banyak Waktu dan Biaya

Saya yakin banyak orang yang sudah mencoba strategi digital marketing. Namun sayangnya, tidak semua memahami secara lengkap bagaimana menjalankan strategi digital marketing itu. Akibatnya yang dilakukan hanyalah trial dan error, dan akhirnya hanya menghabiskan waktu dan biaya.

Strategi Digital Marketing

Hampir setahun saya mengalami hal yang sama. Saat membenahi marketing di bisnis kami http://kerja-dirumah.com, saya mencoba banyak hal dalam bidang digital marketing. Mulai dari menulis blog, melakukan SEO, membuat posting dan iklan di Facebook, iklan di Google Adsense, sampai membuat email marketing.

Tapi hampir setahun saya belum juga mendapatkan hasil yang saya harapkan. Sampai saya menemukan satu publikasi dari situs Digital Marketer yang panjangnya 270 halaman.

Digital Marketer memaparkan secara komprehensif bagaimana cara memandang Digital Marketing secara utuh.

Setelah memahami itu dan mulai menerapkannya, hasil dari marketing campagin kami di Kerja-Dirumah.Com berangsur-angsur membaik. Dan bahkan sekarang menjadi backbone utama dalam proses rekrutmen dan penjualan network marketing kami.

Strategi Digital Marketing Kerja-Dirumah.Com
Implementasi Strategi Digital Marketing untuk Website http://kerja-dirumah.com

Di blogpost ini, saya akan sharing rangkuman hasil pembelajaran terhadap strategi yang disarankan dari Digital Marketer tersebut. Saya yakin dengan memahami strategi itu, Anda juga dapat menerapkannya di bisnis Anda. 

Dengan demikian, digital marketing tidak akan lagi menjadi misteri. Tapi akan menjadi strategi yang mudah direncakan dan diukur pencapaiannya dengan lebih pasti.

Sekarang Jamannya Digital Marketing

Menjalankan strategi marketing sekarang ini tidak lengkap kalau tidak menerapkan strategi marketing digital. Mengapa? Karena mayoritas konsumen sudah berubah perilaku.

Mereka sangat aktif di dunia digital. Cerita lebih lanjutnya bisa dibaca di posting ini. http://marketingsupercamp.com/matinya-marketing-dan-lahirnya-content-marketing/

Mereka juga mencari barang, jasa, dan solusi yang dibutuhkan lewat internet. Mula-mula mereka mencari informasi dengan mengetikkan pertanyaan/keywords di Google atau Bing. Dari hasil pencarian itu, mereka membaca blog, mencari alternatif solusi, membaca review tiap produk, dan membaca perbandingannya.

Mereka juga mulai mencari informasi tentang harga dan toko-toko online yang menyediakannya. Bisa di Tokopedia, Bukalapak, atau OLX. Untuk yang berbelanja secara internasional mereka juga akan mencari di Amazon atau Ebay. Mereka juga pastinya akan membaca-baca tulisan dan komen para pembeli sebelumnya yang memberikan review tentang barang yang sama.

Belanja Online Makin Marak Sekarang

Tidak cukup sampai di situ, mereka mencari informasi lebih lanjut di channel Youtube. Apakah ada orang yang membuat video tentang masalah yang sama. Dan bagaimana masalah itu mereka selesaikan.

Mereka akan menonton Youtube dan mengikuti saran yang mereka percayai.

Kalau itu semua belum mereka rasa cukup mungkin mereka mencari referensi dari teman di Facebooknya atau melihat akun Instagram influencer yang diikutinya.

Apa yang disarankan atau diendorse si influencer kemungkinan besar akan dia ikuti.

Begitulah gambaran orang jaman sekarang mencari produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhannya.

Bayangkan kalau produk atau jasa kita tidak hadir pada lingkungan digital di mana para calon pembeli mencari informasi dan mencari solusi. Tentu kita akan makin sulit untuk mendapatkan penjualan bukan.

Karena itu, digital marketing adalah satu keharusan bagi setiap penjual atau produsen. Sekecil apapun skala bisnis Anda, internet marketing adalah kewajiban. Dan bukan sekedar kewajiban, digital marketing pun akan menjadi escalator Anda untuk menuju skala yang lebih besar lagi. 

Strategi Digital Marketing
Group Komunitas Pencinta Hidroponik Yang Juga Bisa Jadi Sarana Marketing

Digital Marketing Bukan Sekedar Copy Paste Iklan

Seperti cerita saya di awal tadi, mungkin kamu juga mengalami hal yang sama. Ada saatnya di mana kita mengira digital marketing itu adalah memasang brosur-brosur iklan di mana saja bisa kita pasang. 

Dulu saya memposting iklan di wall Facebook saya, di blogpost, di twitter, di Youtuber, atau di mana saja saya bisa. Kalau diingat lagi sebenarnya konyol juga yang saya lakukan. Apakah kamu juga melakukan cara beriklan seperti itu?

Masih Suka Pasang Iklan Begini di Facebook? Contoh Brosur Iklan di Media Online

Ternyata digital marketing itu bukan sekedar copy paste iklan digital. Ada konsep dan teknik-teknik yang perlu kita terapkan. Mungkin di awal kita merasa ribet mempelajarinya. 

Tapi percayalah, begitu Anda memahaminya dan mulai terbiasa mempraktekkannya, semuanya terasa mudah. Dan yang terpentiung adalah hasilnya yang luar biasa.

Konsep atau teknik marekting di dunia digital bukanlah sesuatu seperti ilmu roket. Itu semua bisa dipelajari. Dan semuanya terkait dengan hal yang masuk akal.

Gunakanlah logika dan common sense dalam hal ini. Kamu akan lebih mudah mempelajarinya dan mempraktekkannya.

Contoh yang paling sederhana adalah, misalnya, kalau ada orang yang baru kamu kenal lalu mengajak kamu menikah. Apakah kamu akan menerima ajakannya? Tentu saja tidak!

Begitulah perumpamaan kalau kita pasang brosur di wall Facebook kita atau kit mengirim brosur iklan melalui email. Gampang kan? Cuma masalah logika sederhana aja kok!

Bagaimana Agar Digital Marketing Sukses

Nah, supaya bisa sukses melakukan strategi digital marketing kita perlu memahami bagaimana cara kerjanya. Dan cara paling mudah memahaminya adalah dengan mempelajari 8 komponen digital marekting.

Pelajari dulu semuanya, kalau sudah betul-betul faham kamu nanti bisa memilih mana yang akan diterapkan dan mana yang tidak perlu diterapkan. 

Dan kamu harus faham betul mengapa harus menerapkan satu komponen dan tidak menerapkan komponen yang lainnya. Berikut ini adalah 8 komponen penting itu.

1. Content Marketing

Content adalah semua informasi yang ditampilkan di dunia online. Ada yang berupa informasi yang menjelaskan suatu hal terkait produk atau jasa. Ada yang berupa review satu produk atau perbandingan antara produk kita dengan produk yang lainnya.

Demo produk kita berupa video juga konten. Daftar harga dan paket-paket penawaran kita juga adalah content. Podcast yang kita rekam dan upload untuk menjelaskan produk juga adalah content.

Jadi konten adalah semua informasi yang kita berikan secara online untuk membantu calon customer kita. Konten juga adalah semua jenis atau bentuk informasi itu. Content bisa berupa tulisan, gambar, audio, video, animasi, atau gabungan beberapa bentuk itu.

Content Marketing
Contoh Alternatif Paket Layanan Sebagai Content Marketing

Apa tujuan utama kita menggunakan content marketing? Tujuannya adalah menggerakkan setiap calon customer kita di dalam customer journey.

2. The Customer Journey

Setiap calon customer memiliki pola interaksi dengan produk atau jasa yang akan dibelinya. Pola itu mereka sebut sebagai Customer Value Journey.

Mungkin kelihatannya rumit. Tapi sebenarnya tidak, karena gambar itu adalah perilaku kita sehari-hari saat mencari, menimbang, dan membeli produk di jaman sekarang.

Customer Value Journey dari Digital Marketer

Tahap 1: Awareness

Tahap awareness adalah tahap pertama yang harus dilalui oleh prospek kita. Atau tepatnya, kita harus membuat prospek kita melalui tahap ini. Dari tahap inilah mereka tahu tentang keberadaan Anda atau produk Anda. 

Tahap 2 Engagement

Setelah melewati tahap awareness, prospek Anda sudah mengenal Anda. Tapi belum terlalu dekat. Mereka masih dalam tahap awal sekedar mengenal. Mereka belum suka dengan produk Anda apalagi percaya dengan produk Anda.

Sehingga, tahap selanjutnya yang harus dilalui adalah membangun interaksi dengan mereka. Interaksi atau engagement itu bisa Anda bangun dengan memberikan konten di berbagai media online. Apakah itu website atau media sosial.

Tahap 3: Subscribe

Pada tahap ini Anda sudah memiliki hubungan dan interaksi yang baik dengan audiens Anda. Tapi kalau Anda tidak bisa mendapatkan kontak mereka, maka bisa jadi mereka akan menghiang dari radar Anda.

Tahap 4: Convert

Setelah prospek melewati tahap ke 3, berarti mereka sudah mulai terikat dengan Anda. Mereka menyukai informasi yang Anda berikan. Mungkin sebagian dari mereka mau memberikan kepercayaannya lebih jauh lagi. Yaitu dengan menginvestasikan uang atau waktu mereka.

Tahap 5: Excite

Setelah prospek membeli untuk pertama kalinya, mereka sekarang berubah menjadi customer. Tugas kita selanjutnya adalah memastikan proses itu lancar, berhasil, dan menyenangkan mereka. Dengan demikian, transaksi itu akan membangun kepercayaan yang lebih tinggi lagi.

Tahap 6: Ascend

Pada tahap ini Anda sudah membawa customer dalam perjalanan bersama Anda cukup jauh. Anda sudah membuat mereka mengenal Anda dan produk Anda. Anda juga sudah membuat mereka senang dengan transaksi yang mereka lakukan dengan Anda.

Anda sudah pasti mengeluarkan tidak sedikit biaya untuk mendapatkan customer itu. Tapi belum tentu Anda sudah mendapatkan profit yang besar di tahap ini. 

Kondisi ini sangat lazim di dunia internet marketing. Ingat di sini Anda melakukan investasi untuk profit di masa depan. 

Customer yang membeli di depan jelas adalah potensi bisnis, tapi itu hanya bisa terjadi kalau bisa di monetisasi di proses selanjutnya. Proses itu disebut juga back end.

Tahap 7: Advocate

Oke, selamat! Sekarang Anda sudah punya customer yang puas dengan membeli dari Anda. Dan pada tahap ini Anda juga sudah mendapatkan profit dari setiap customer yang sampai pada tahap ini. 

Nah, tahap perjalanan berikutnya adalah bagaimana membuat mereka menjadi pendukung bisnis Anda. Tahap ini adalah membuat setiap customer yang sudah sampai di sini mau menjadi pendukung Anda.

Tahap 8: Promote

Kalau di tahap 7 tadi kita mendapatkan advocate yang secara pasif mempromosikan produk kita, maka di tahap ke 8 kita mendapatkan promoter. Yaitu customer yang secara aktif mempromsosikan kita.

Secara aktif mereka menyebarkan informasi tentang poengalaman menyenangkan mebeli produk kita. Atau secara aktif mereka menyebarkan informasi tentang manfaat produk kita.


3. Digital Advertising

Setelah memiliki content yang lengkap, dari bagian atas funnel sampai bagian bawah funnel, kita memerlukan traffic. Karena tanpa traffic, sebagus apapun content yang Anda buat, tidak akan menghasilkan apapun.

Traffic adalah kunjungan orang-orang yang akan menjadi calon customer Anda. Mereka bisa datang orang mencari sesuatu di Google, orang yang menyukai fanpage Anda di Facebook, orang yang menonton channel Anda di Youtube.

Berapa banyak orang yang mengunjungi website atau landing page Anda? Apakah perlu jutaan visitor? Cukupkah ribuan? Atau ratusan?

Berapa jumlah visitor yang Anda butuhkan tentu tergantung dari banyak hal. Misalnya, apa produk yang Anda jual, target penjualan Anda, berapa customer yang dapat Anda layani, dan berapa rasio visitor dan conversion yang terjadi. 


4. Social Media Marketing

Sebagai pelengkap dari iklan digital, kita perlu melakukan strategi campaign di social media. Contohnya seperti Facebook, Twitter, LinkedIn, Instagram dan platform lainnya.

Di sini kita tidak hanya aktif di media-media sosial itu. Tapi brand kita harus hadir di mana calon customer kita yang paling potensial berada. 

Selanjutnya di sanalah kita memberikan offer. Baik secara natural di media sosial itu ataupun dengan iklan berbayar.


5. Email Marketing

Email marketing masih merupakan tulang punggun digital marketing. Banyak strategi marketing yang tidak bisa dilakukan di media social atau search marketing bisa dilakukan di email marketing.

Dengan email marketing kita bisa melakukan survey, memberikan fakta dan data terkait produk, mengenal calon customer, atau berinteraksi dengan lebih dekat dengan mereka.

Dan lebih hebatnya lagi, email marketing ini sepenuhnya dalam kendali kita. Bukan dalam kendali Google, Facebook, Twitter atau plaform lainnya.

Di bawah ini contoh email marketing yang dilakukan salah seorang selebrity di Indonesia, Pandji Pragiwaksono. Selain menggunakan website http://pandji.com/

strategi digital marketing Pandji Pragiwaksono
Strategi Digital Marketing Pandji Pragiwaksono dengan Email

6. Search Marketing

Search marketing adalah permainan strategi jangka panjang. Dengan search engine optimization (SEO) kita bisa mendapatkan traffic organic dengan gratis. Ini berbeda dengan traffic dari iklan berbayar.

Tapi tentu saja kita harus menginvestasikan waktu dan tenaga dalam menjalankan strategi ini. Dan kalau strategi ini dilakukan dengan benar, maka kita akan mendapatkan limpahan traffic yang gratis dan tidak kunjung habis.

Kunci untuk memenangkan strategi SEO ini kita akan sangat tergantung pada kualitas konten dan langkah-langkah teknis di website kita.

Sementara SEO kita belum menghasilkan trafik gratis, kita tetap bisa menggunakan Google Adwrods.

Search Marketing
Contoh Iklan di Mesin Pencari Google

7. Web Analytics

Web analytics adalah suatu aktivitas yang didukung alat-alat online untuk mengetahui ukuran dari website kita. Apakah suatu langkah kita berhasil mendatangkan traffic atau tidak. Apakah suatu perbaikan di website kita bisa menaikkan ranking website itu atau tidak. Dan seterusnya.

Ibarat peralatan pesawat, web analytics adalah semua indikator yang ada di cockpit. Indikator itu menunjukkan apakah pesawat dalam keadaan prima, peta dan tempat yang akan dituju. 

Indikator itu juga menujukkan apakah ada bahaya atau ancaman, serta tanda-tanda lainnya yang penting untuk pilot. Dalam hal ini, kita adalah pilotnya dan website adalah pesawatnya,

Web Analytics
Web Analytics Adalah Indikator di Cockpit Anda

8. Conversion Rate Optimization

Conversion rate optimization (CRO) dapat membantu kita mengubah traffic yang kita peroleh menjadi leads dan customer.

Di sini kita perlu menyempurnakan strategi digital marketing kita setiap saat. Mulai dari memperbaiki konten yang kita sediakan, desain website, warna tombol, pilihan kata-kata iklan, dan seterusnya.

Conversion tidak selalu berarti penjualan. Mengubah visitor menjadi subscriber adalah conversion. Mengubah customer menjadi advocate adalah conversion. Dan begitu juga mengubah customer menjadi promoter juga adalah conversion.

Semua komponen harus kita ukur dan kita perhatikan mana yang bisa mendatangkan conversion atau tidak. Dengan CRO kita akan mengetahui yang harus dipertahankan karena sudah efektif dan mana yang harus diubah.


Kesimpulan Implementasi Strategi Digital Marketing

Kita sudah mengetahui 8 elemen paling panting dalam menjalankan strategi digital marketing. Pembahasan di blog ini memang masih sangat awal.

Memang tulisan blogpost ini saya tujukan untuk mengenalkan strategi digital marketing secara utuh terlebih dahulu. Tujuannya agar kamu bisa melihatnya sebagai suatu gambar yang utuh. 

Walupun pembahasannya tidak ditujukan seara mendalam untuk setiap elemen.

Untuk menjalankan strategi digital marketing secara komprehensif kamu perlu mendalami lagi setiap elemen itu dengan lebih mendalam. 

Saat ini saya dalam proses penulisan satu panduan lengkap tentang digital marketing. Yang tentu saja ini sangat berguna untuk orang yang baru mengenal digital marketing.

Kalau kamu ingin mendapatkan update kalau seluruh proses penulisannya telah selesai, silahkan mendaftarkan alamat email di form di bawah ini.

Saya akan mengirimkan informasi bagaimana cara mendapatkan buku itu langsung ke email kamu.


Buku Digital Marketing
Digital Marketing | Panduan Lengkap

One thought on “Strategi Digital Marketing, 8 Komponen Yang Melonjakkan Pejualan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *