Cara Membuat Blog Dengan Pembuka Yang Menarik Pembaca

Saya yakin kamu setuju kalau kebanyakan orang tidak membaca blogpost sampai habis. Apalagi, pembukanya tidak menarik. Dan sayangnya hampir semua blogger bermasalah dalam membuat kalimat pembukanya.

Teknik Pembuka Kalimat Blog

Saya sendiri baru setelah 6 bulan menulis, baru faham bagaimana cara membuat blog dengan kalimat pembuka yang benar.

Saya ingin katakan bahwa membuat kalimat pembuka blog yang menarik tidaklah mudah. Butuh latihan dan kerja keras. Tapi begitu kamu faham rumusnya, dengan mudah kamu bisa copy-paste (copas) rumus itu.

Teknik membuat pembukaan blogpost ini sudah membantu saya meningkatkan pengunjung di website ini, dan meningkatkan waktu membaca audiens di blog saya. Tentu ini pada akhirnya akan membantu meningkatkan ranking di Google.

Dan lebih menarik lagi, hanya butuh waktu paling lama 5 menit untuk membuat pembukaan blogpost dengan formula ini.

Di blogpost ini saya akan membahas salah satu formula itu membuat pembuka blog yang menarik. Begitu kamu tahu bagaimana formula itu, maka dengan mudah bisa kamu copas untuk setiap blogpost kamu.

Teknik pembukaan ini disebut juga APP technique, yang merupakan kepanjangan AGREE, PROMISE, dan PREVIEW. Atau dengan bahasa lain SETUJU, MENJANJIKAN, dan MEMPERLIHATKAN.

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang teknik APP ini, mari kita bahas dulu 3 tugas paragraf pembukaan yang baik.

Jangan Buat Pembaca Blogmu Bosan

3 Tugas Yang Harus Dimiliki Paragraf Pertama Blog

Tugas pertama pada pragraf pembuka adalah sebagai hook. Ini adalah bagian pertama dari intro yang biasanya 1 atau 3 kalimat yang menarik pembaca untuk tertarik membaca lebih lanjut artikel dalam blogpost. Sebagai hook artinya sebagai kait. Kalimat pertama ini akan menarik mereka untuk membaca seluruh paragraf dalam pembukaan blogpost Anda.

Supaya bisa menjadi hook, kalimat pertama Kamu harus memiliki karakteristik: Agree, Spesific, and Interesting. Artinya kalimat pertama tadi memang membangun kesamaan pendapat dengan audiens, tentang suatu masalah yang spesifik, yang akan dibahas. Dan tentunya kalimat pertama ini harus benar-benar menarik.

Tugas kedua adalah transisi. Kalau tugas kalimat hook adalah untuk menarik minat pembaca pada paragram pembuka, maka kalimat transisi bertugas mengkaitkan hook dengan isi konten dari blogpost Kamu.

Tugas ketiga dari pembuka adalah tesis, yang punya 2 fungsi. Fungsi yang pertama adalah menjadi ringkasan seluruh isi dari blogpost. Dan yang kedua adalah memberikan alasan mengapa pembaca perlu membaca blog Kamu sampai akhir.

Kita perlu bahas ketiga elemen ini. Karena dengan memperbaiki ketiga elemen ini, paragraf pembuka Kamu akan menjadi lebih dahsyat menarik minat pembaca.

Teknik pembuka ini banyak digunakan para blogger dunia. Salah satunya adalah Brandon Gaille. Setelah melakukan riset terhadap ratusan blogger selama 6 bulan, dia menumukan kebanyakan pembuka blogpost dilakukan dengan teknik ini.

Setelah Brandon menggunakan teknik ini, hasilnya di Google Ranking menjadi luar biasa. Dia berhasil membuat konten blog yang biasa saja menjadi luar biasa dan mendapat banyak kunjungan netizen.

Oke, langsung saja kita bahas satu persatu blogpost introduction

Bagian Pertama: AGREE

Kalimat pembukamu hendaklah sesuatu yang memiliki kesamaan dengan pikiran pembaca. Mengapa kesamaan pendapat ini penting? Karena hanya pikiran yang sama yang beresonansi.

Dengan menyamakan pernyataan kita dengan pembaca, kita mendapat perhatiannya. Kalimat yang memberikan pendapat yang sama ini juga memberikan sinyak kita berempati padanya. Kita faham kondisinys.

Kebanyakan orang mencari artikel atau blogpost lewat Google Search karena punya masalah. Pikirkan problem mereka, dan nyatakanlah bahwa Kamu faham masalah mereka.

Setelah membaca kalimat itu, pembacamu akan merasakan bahwa kamu memahami mereka. Dan yang penting lagi, mereka merasakan kamu mendengarkan masalah mereka.

Memberikan kesan bahwa kita memahami mereka dan masalah mereka adalah fondasi penting dalam komunikasi. Terutama dalam proses penjualan. Termasuk juga dalam menulis blogpost kita.

Dalam blogpostnya, Brandon Gaille menceritakan kalau dia juga menggunakan teknik ini untuk menenangkan anaknya yang sering “ngambek” dan berteriak-teriak.

Kalau sudah begitu, Brandon akan memegang kedua tangan anaknya kemudian mengajaknya duduk berhadapan, ala Indian. Dengan duduk berhadapan seolah dia bercermin (mirorring) dengan anaknya. Kemudian, dia meminta anaknya menceritakan apa problemnya.

Setelah anaknya puas menceritakan semua masalahnya, Brandon mengulang apa yang dikatakan anaknya. Dengan begitu Brandon meyakinkan anaknya kalau dia faham masalahnya. Dan pada kondisi tersebut, anaknya sudah tenang dan sangat nyaman bersamanya.

Tentu saja tidak semua orang berteriak punya problem di Google Search untuk menuju blogpost kamu. Tapi, semua orang punya kesamaan ketika mengetikkan sesuatu di Google Search, yaitu problem mereka. Problem itulah yang harus kita sampaikan kembali dalam beberapa kalimat kepada mereka.

Di pembukaan blogpost ini saya tulisakan,

“Saya yakin kamu setuju kalau kebanyakan orang tidak membaca blogpost sampai habis. Apalagi, pembukanya tidak menarik”

Bagian Kedua: JANJI

Janji ini menunjukkan bahwa ada harapan untuk masalah mereka, dan mereka tidak sendirian menghadapi masalah itu. Bagian ini bisa jadi paduan antara hook dan transisi. Di pembukaan saya jelaskan bagaimana saya menghadapi masalah yang sama dan bagaimana saya mengatasinya. Dan di bagian akhir saya jelaskan hasil yang diperoleh dengan menerapkan solusi ini.

Ini adalah bagian janji yang saya terapkan di blog ini:

“Saya ingin katakan bahwa membuat kalimat pembuka blog yang menarik tidaklah mudah. Butuh latihan dan kerja keras. Tapi begitu kamu faham rumusnya, dengan mudah kamu bisa copy paste (copas) rumus itu.

Formula membuat pembukaan blogpost ini sudah membantu saya meningkatkan pengunjung di website saya, dan meningkatkan waktu membaca audiens di blog saya. Tentu ini pada akhirnya akan membantu meningkatkan ranking di Google.”

Bagian Tiga: Preview

Bagian ketiga dari pembukaan ini adalah yang paling mudah. Kamu cukup menceritakan apa yang akan kamu berikan kepada mereka di blogpost ini.

Begini contoh PREVIEW yang ditulis di awal blog ini.

“Di blogpost ini saya akan membahas salah satu formula itu. Begitu kamu tahu bagaimana formula itu, maka dengan mudah bisa kamu copy paste (copas) untuk setiap blogpost kamu.”

Kesimpulan Teknik APP

Mari kita ringkas lagi teknik APP yang baru kita bahas. Oya, teknik ini pertama kali dikenalkan oleh Brian Dean.

#1 Mulai dengan menyetujui

Di sini kamu memulai dengan menyebutkan kembali problem mereka dalam 1 atau 2 kalimat, yang membuat mereka bisa menyetujui.

#2 Tunjukkan janji pada mereka

Buat mereka tahu bahwa ada solusi untuk mereka, dan solusi itu telah memberi dampak positif pada kamu atau orang lain

#3 Dan akhiri dengan preview

Dalam satu kalimat, sampaikan pada pembaca apa yang akan mereka dapatkan dalam tulisan blog kamu.

Penutup

Sebenarnya selain cara APP ini masih banyak cara membuat blog dengan pembukaan yang menarik. Salah satunya cara membuat blog dengan pembukaan kalimat yang mengungkap masalah. Seperti di saya sebelumnya yang berjudul Wujudkan Mimpimu, Raih Bahagia.

One thought on “Cara Membuat Blog Dengan Pembuka Yang Menarik Pembaca

  1. Assalamualaikum… Pak Tedy sy suka menggikuti pembelajaran dari bpak sy pinggin bisa membikin blocg block yg benar dan pinggin bisa tentang website mohon bimbinganya biar sy bisa berjualan online🙏🙏🙏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *