Bagaimana Melakukan Evaluasi Penjualan di Triwulan 1

Bagaimana Melakukan Evaluasi Penjualan di Triwulan 1

Bagaimana Track Penjualan Anda? Sesuai dengan rencana yang Anda buat di awal tahun? Ataukah jauh melenceng dari rencana?

Melakukan evaluasi penjualan tidaklah mudah. Seringkali proses ini menimbulkan ketegangan, konflik dan ketidakenakan antar berbagai bidang penjualan. Kalau tidak dilakukan dengan benar, proses evaluasi penjualan akan menjadi tempat saling menyalahkan.

Hanya dalam hitungan jam triwulan 1 tahun 2019 akan segera berakhir. Dan inilah masa evaluasi pertama di tahun ini. Bagi sebagian besar bisnis, triwulan adalah periode yang paling umum untuk menilai kinerja. Bagaimana sebaiknya melakukan evaluasi penjualan pada organisasi Anda?

Di tulisan ini Anda akan menemukan 4 masalah utama dalam penjualan dan bagaimana cara mengatasinya. Kalau kinerja penjualan Anda sudah sesuai target atau bahkan lebih, tulisan ini bukan untuk Anda. Tapi kalau target yang Anda tetapkan jauh dari apa yang dicapai, maka tulisan ini perlu Anda perhatikan.

Mari kita bedah masalah penjualan Anda dengan menggunakan analisa sales funnel. Di mana masalahnya?

Masalah Pertama Sepi Pengunjung

Apakah penjualan Anda kurang peminat? Sedikit pengunjung? Tidak ada yang menghubungi nomor Anda atau tidak melakukan registrasi di website Anda?

Kalau ini yang terjadi, maka bisnis Anda kurang exposure. Artinya keberadaan Anda tidak diketahui banyak orang.

Untuk mengatasi, tingkatkan aktivitas digital marketing Anda. Baik melalui memperbanyak postingan di media sosial, iklan berbayar, atau menggunakan influencer. Atau cara lain yang memungkinkan.

Intinya, Anda harus menampilkan bisnis Anda di mana target Anda berada. Kalau mereka di media sosial, maksimalkan interaksi Anda di media sosial. Kalau target Anda sebagian besar melakukan pencarian lewat Google, gunakan konten yang posting ke website atau gunakan iklan.

Masalah Kedua. Banyak Prospek Sedikit Closing

Apakah penjualan Anda kurang karena tidak banyak calon konsumen yang akhirnya dapat di closing? Artinya, Anda banyak mendapat prospek tapi sedikit closing.

Kalau ini yang terjadi, kemungkinan Anda atau tim sales Anda kurang dalam skills closing. Kurang meyakinkan dalam menjelaskan kepada customer, atau proses internal dalam menangani penjualan tidak efektif.

Selain kemungkinan itu, ada kemungkinan lain. Yaitu iklan Anda menarik prospek yang salah. Jadi setelah mereka tertarik dan ingin melanjutkan proses membeli, mereka kecewa. Bisa jadi karena iklannya salah atau target prospeknya salah.

Periksa sekali lagi materi iklan dan marketing Anda. Apakah ada kata-kata atau gambar yang menyebabkan salah persepsi dari calon customer.

Masalah Ketiga Leads Banyak Sedikit Follow-up

Leads banyak, tapi sedikit yang difollow up. Kalau penjualan Anda mengalami hal ini, kemungkinan besar Anda kurang efektif dalam proses follow up. Sehingga banyak prospek yang didapat, tapi tidak bisa menjadi customer. Mungkin juga tim sales Anda tidak termotivasi mengejar leads yang baru. Mereka cukup puas dengan hasil yang didapat sekarang.

Periksa daftar leads Anda! Mana saja kelompok leads yang tidak bisa difollow up, dan cari tahu apa sebabnya. Anda juga bisa mengubah insentif untuk tim sales. Berikan insentif untuk setiap customer yang baru.

Masalah Keempat Tidak Lancarnya Proses Internal Untuk Menyelesaikan Penjualan

Masalah lainnya yang mungkin terjadi adalah, Anda punya banyak pengunjung, banyak yang tertarik, dan banyak yang mau membeli. Tapi sedikit yang menjadi penjualan. Kalau ini yang terjadi, kemungkinan besar sistem internal Anda bermasalah. Mungkin ada masalah pada ketersediaan produk. Atau mungkin sistem penerimaan pembayaran yang tidak lancar. Atau tim pelayanan penjualan tidak cukup kompeten menangani permintaan customer.

Periksa catatan penjualan. Apa saja yang menjadi penyebab kegagalan penjualan? Lakukan koordinasi lintas bidang untuk memperlancar proses penjualan atau proses pembayarannya.

Nah, keempat masalah di atas adalah masalah yang umum terjadi pada proses penjualan suatu bisnis. Mana yang jadi tipe masalah Anda?

Coba kenali di mana masalahnya. Karena kalau kita sudah tahu di mana masalahnya akan mudah mengatasinya.

Semoga evaluasi penjualan yang kita lakukan di triwulan 1 ini akan membawa perbaikan pada bulan-bulan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *